FOLKCLGN - Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai peringatan peristiwa bersejarah Geger Cilegon yang digelar didi komplek Yayasan KH. Wasyid Cilegon, pada 21/7/2016. Rangkaian acara yang berlangsung hingga malam hari ini dihadiri oleh masyarakat, pelajar/mahasiswa, hingga tokoh masyarakat yang ingin mengenang perjuangan para leluhur melawan penindasan pada tahun 1888
Hal ini merupakan salah satu cara untuk menghargai jasa para pahlawan perjuangan Cilegon. dan menularkan jiwa pahlawan kepada masyarakat Cilegon. Suasana kerakyatan melekat pada acara ini, karena diadakan dengan khidmat dan sederhana, pembacaan Surat Yassin ditemani cahaya dari obor yang mengelilingi tempat acara menambah kekhidmatan.
Adi Sudrajat, selaku ketua panitia pelaksana mengungkapkan bahwa dengan adanya acara ini, Ia berharap sejarah Cilegon tidak dilupakan. "Kita sebagai masyarakat Cilegon sudah sepatutnya bangga dengan peristiwa Geger Cilegon, kita sebagai penerus para pejuang harus bersama-sama melanjutkan perjuangan dengan mempertahankan kemerdekaan, melawan segala bentuk penindasan, serta tidak melupakan perjuangan mereka" ungkapnya saat memberi sambutan.
Acara peringatan Geger Cilegon tak lantas hanya pengajian untuk para pejuang, ada pentas seni, tari, pembacaan puisi, ubruk, mimbar bebas serta diskusi tentang sejarah Cilegon oleh Kang Bonnie Triyana dari Historia. Diisi tari yang bercerita pengusiran penjajah dari tanah Banten, Puisi tentang Cilegon, hingga Ubruk dari Mameu Yai yang memberi pesan bahwa sebagai manusia modern jangan sampai melupakan budaya dan sejarah.
Walau tanpa dukungan pemerintah, peringatan Geger Cilegon memberikan nuansa sakral tersendiri. Akan berbeda jadinya jika peringatan tersebut diadakan secara meriah, dengan segala hingar bingarnya.
Adi menambahkan, Ia hanya berharap Pemerintah lebih perhatian terhadap sejarah kota ini, dengan datang untuk turut berdoa dan berdiskusi. "Saya sudah undang Walikota Cilegon, dan beberapa Kepala Dinas di Cilegon untuk turut hadir, karena dalam acara ini masyarakat serta pemimpin bisa berdoabersama untuk para Pahlawan " tutupnya. | Wawan A.P